Bawaslu Kota Lubuk Linggau Gelar Ngabuburit Pengawasan: Penguatan Spirit Kelembagaan
|
Lubuk Linggau - Bawaslu Kota Lubuk Linggau menggelar kegiatan Ngabuburit Pengawasan dengan tema Penguatan Spirit Kelembagaan Bawaslu, Kegiatan ini dihadiri oleh Ketua dan Anggota serta Kepala Sekretariat dan Jajaran staf. Kegiatan tersebut selain mengisi waktu berbuka buasa juga menjadi agenda konsolidasi dan sosialisasi menyampaikan tahapan penyelenggaraan Pemilu.
Menjelang azan maghrib dan buka bersama, Bawaslu Kota Lubuk Linggau melakukan sosialisasi pengawasan tahapan penyelenggaraan Pemilu. Ketua Bawaslu Kota Lubuk Linggau, Dedy Kariema Jaya, mengatakan acara yang dinamai Ngabuburit Pengawasan, meliputi materi jenis pelanggaran Pemilu dan penindakannya, sosialisasi pegawasan serta tugas Bawaslu.
Dalam penyampaiannya, Dedy Kariema Jaya menegaskan bahwa pengawasan pemilu tidak hanya berfokus pada penindakan pelanggaran, tetapi juga pada upaya pencegahan sejak dini. Pencegahan dinilai sebagai langkah strategis untuk memastikan seluruh tahapan pemilu berjalan sesuai dengan prinsip demokrasi yang jujur, adil, dan berintegritas.
Melalui kegiatan ini, Bawaslu Kota Lubuk Linggau mengajak masyarakat untuk semakin aktif berperan dalam menjaga kualitas demokrasi, karena pengawasan pemilu tidak hanya menjadi tanggung jawab penyelenggara, tetapi juga memerlukan partisipasi masyarakat.
Kegiatan Ngabuburit Pengawasan ini diharapkan dapat memperkuat pemahaman bersama bahwa pencegahan merupakan langkah awal yang penting dalam menjaga demokrasi yang berintegritas.
"Harapan kami, masyarakat tersosialisasi dengan program kerja Bawaslu, bagaimana kita sama-sama menjaga iklim demokrasi di Bumi Nusantara," tutur Dedy.
Kordinator Divisi Hukum, Pencegahan, Partisipasi Masyarakat dan Hubungan Masyarakat Bawaslu Kota Lubuk Linggau, Mirwan, S.Kom., menambahkan, acara Ngabuburit Pengawasan bagian dari upaya jajarannya dalam menjaga konsolidasi demokrasi.
"Konsolidasi demokrasi harus kita lakukan bersama - sama rakyat yang punya hak pilih atau kekuasaan politik, dan program kerja ini juga bagian dari eksistensi Bawaslu sebagai lembaga publik penjaga demokrasi," tambah Mirwan.
Humas Bawaslu
Yudi Fahlevi